Hentakan Kaki Tari Lulo

SAM_7647

Hentakan kaki  bersama diiringi alunan musik yang  merdu telah menghasilkan kolaborasi yang indah sebagai rupa gerak seni tari. Gerakan tersebut adalah sebagian dari yang ada dalam Tarian Lulo. Tarian ini berasal dari Sulawesi Tenggara salah satu provinsi Indonesia yang ada dalam pula Sulawesi. Seni tari ini menghasilakan gerakan yang indah dan mengandung banyak arti yang dalam setiap gerakannya.

Pada dasarnya tari lulo lahir dari kebiasaan masyarakat Sulawesi Tenggara pada masa silam ketika mereka bekerjsama untuk menghaluskan sagu dengan menghentakan kaki bersama. Kebiasaan inilah yang menjadi semangat dari tari lulo yang dimiliki oleh masyarakat setempat dengan gotong royong untuk melakukan pekerjaan dan membuatnya menjadi ringan.

Kemudian tarian ini pada awalnya dulu dilakukan untuk acara dalam rangka menyambut panen. Sebab dalam panen itu ada rasa syukur yang dipanjatkan pada yang maha kuasa dengan apa yang telah diberikan dengan panen raya tersebut. Lalu untuk acara perkawinan sebagai salah satu pertunjukan yang dipersembahkan pada pengunjung acara. Namun tidak jarang tari lulo juga sering dijadikan ajang mencari jodoh oleh masyarakat.

Namun seiring berjalannya waktu tarian ini juga dilakukan pada saat menyambut penjabat penting yang berkunjung ke Sulawesi Tenggara. Hal ini juga untuk memperkenalkan salah satu seni budaya yang dimiliki oleh masyarakat setempat. Bahwa setiap daerah Indonesia itu memiliki seni budaya masing – masing yang patut di kembangkan terus.

Ditambah lagi penonton dapat juga ikut menari tapi waktu akan masuk ke dalam arena tarian misalnya, para penari harus masuk dari depan dan tidak diperbolehkan masuk dari belakang. Selain itu, ketika akan mengajak calon pasangan untuk menari, terutama pasangan pria yang mencari pasangan wanita, hendaknya mencari wanita yang sedang berpasangan dengan wanita. Jadi, seorang pria tidak diperbolehkan mengajak seorang wanita yang sudah berpasangan dengan pria lain.

Dalam tarian lulo biasanya terdiri dari beberapa penari perempuan yang cantik – cantik dengan pakaian adat yang membalutnya dan laki – laki yang menggambarkan sedang menumbuk padi. Laki dan perempuan sebagai gambaran kerjsama untuk dapat memudahkan pekerjaan yang ada. Pesan inilah yang dibangun oleh tarian lulo sebagaimana nilai Pancasila yaitu gotong royong (sultraprov.go.id).

Leave a Reply