PUTRI MEMBAWA MASAKAN INDONESIA MENDUNIA

Putri

Paras cantiknya menggambarkan bahwa ia sebagai perempuan yang harus selalu tampil cantik, namun tetap garang saat sedang berada di dapur kuliner. Inilah yang tampak dari sosok  Putri Mumpun yang kini menjadi salah satu staf pengajar masakan Indonesia di Stanford University Virginia, Amerika Serikat. Kesempatan ini di dapat setelah ia diminta oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif ( kini kementerian pariwisata)  melakukan demo masakan Indonesia di Amerika Serikat.

Pasca memberikan demo masakan nusantara ia diminta oleh pihak universitas untuk dapat mengajar murid – murid dengan mata pelajaran menu Indonesia. Tawaran ini menjadi hal yang luar biasa dalam hidupnya karena mendapat kesempatan untuk berbagi ilmu dengan kemampuannya. “Luar biasa dan tidak disangka ditawari mengajar di negeri Amerika Serikat”, tutur perempuan kelahiran 7 Agustus 1991 silam.

Sebanarnya Putri adalah mantan dari kontestan masak pada tahun 2013 di salah satu stasiun tv Indonesia, namun dia hanya sampai pada babak sepuluh besar. Karena pada babak selanjutnya ia gagal dengan alasan tidak mampu membuat masakan nusantara sebagaiaman yang diminta oleh juri. Namun dengan kegagalan tersebut mengantarkannya untuk dapat mengenal   William Wongso sebagai pakar kuliner nusantar. Bersama William ia banyak belajar mengenai masakan nusantara yang selama ini tidak familiar baginya. “ saya belajar banyak dari om Wongso tentang kuliner nusantara”, ujar Putri.

Dengan belajar nusantara ia banyak tahu hal baru yang tidak pernah diketahuinya sebelumnya. Misalnya jenis – jenis masakan nusantara yang hanya bisa diamasak dari bumbu yang ada di Indonesia ditambah lagi dengan sejarah – sejarah masakan tersebut membuat seni tersendiri baginya. “Ternyata banyak masaka nusantara yang kaya akan sejarah dan cita rasa yang tinggi”, kata Putri.

Kemudian setelah dia mampu membuat masakan nusantara ia mulai diajak demo masak di Ceko, Perancis oleh William Wongso. Inilah titik balik dari karirnya yang semakin cemerlang dalam dunia kuliner, hingga sampai mengantarkannya menjadi pengajar di Stanford University. Hal ini menunjukan bahwa masakan nusantara memiliki peluang untuk dunia internasional. (batampos)

 

Leave a Reply