Untuk Menjadi Sahabat Anak

280662_orangtua-dan-anak_663_382

Banyak cara yang dilakukan oleh orang tua untuk dapat selalu dekat dengan anaknya dan mecoba memberikan hal yang terbaik. Misalnya saja banyak orang tua yang memberikan jam tambahan belajar dengan mengikutkan anaknya untuk dapat belajar di lembaga bimbingan belajar. Kemudian orang tua juga akan selalu mengkontrol segala sesuatu yang menyangkut anaknya dengan dalih untuk dapat mengawasi apa yang sedang dilakukan oleh anaknya. Namun cara ini malah menimbulkan dampak yang sangat besar terhadap psikologis anak, dimana anak merasa tidak mendapatkan sebuah pengayoman malah seperti terdakwa yang selalu diawasi dan tidak diberi ruang gerak untuk dapat berekspresi.

Dampaknya banyak anak yang tidak dekat dengan orang tuanya karena pola pendidikan yang tidak membuat anak nyaman dekat dengan orang tuanya. Ini terjadi karena sikap orang tua yang kurang tepat mendidik anaknya. Oleh sebab itu, untuk yang akan menjadi orang tua perlu menghindari beberapa hal ini agar anak dapat menjadikan orang tuanya sebagai sahabat yang paling dekat dan dapat diandalkan kapan saja.

  1. Bersikap tegas pada anak, tetapi jangan pernah berteriak

Jika anak Anda melakukan kesalahan, itu berarti dia membutuhkan bimbingan Anda. Jadi jangan pernah berteriak atau menakuti-nakutinya ketika berbuat salah. Sebaliknya, bersikaplah sabar dan jelaskan kepada anak Anda apa yang benar dan salah. Sikap ini tentu akan membuat dia merasa lebih dicintai.

  1. Jangan mencoba untuk mengontrolnya

Salah satu kesalahan yang sering dilakukan oleh kebanyakan orang tua adalah berusaha mengatur segala hal tentang anak mereka. Adakalanya mereka terlalu mengontrol anak mereka atau sebaliknya malah jarang melakukannya. Sikap itu membuat anak-anak merasa takut, sehingga akhirnya mereka tidak pernah terbuka di depan orang tua. Mereka berusaha menyimpan sendiri masalah mereka dan tidak ingin membaginya dengan orang tua. Maka untuk bisa menjadi teman terbaik bagi anak Anda, jangan mencoba mengikatnya terlalu kuat.

  1. Memberi hadiah kejutan untuknya

Sangat penting untuk memberi hadiah kejutan kepada anak. Namun, pastikan bahwa itu tidak menjadi sebuah kebiasaan pada akhirnya. Berikan itu saat dia tidak mengharapkan apa pun dari Anda. Anak Anda tentu akan sangat menikmati momen istimewa ini.

  1. Selalu ada untuknya

Buat anak Anda merasa bahwa Anda akan selalu ada untuknya. Anda harus membuatnya merasa aman secara emosional, sehingga dia bisa menjadi lebih terbuka kepada Anda. Namun, ini tidak berarti bahwa Anda harus selalu mengganggunya. Anda hanya harus menciptakan perasaan aman dalam pikiran anak Anda melalui kata-kata dan tindakan Anda (merdeka.com).

Leave a Reply