Seni Tari Gandrung dari Banyuwangi

SONY DSC

SONY DSC

Alunan musik yang mengiringi beberapa perempuan muda yang berpakaian adat sedang mengikuti irama musik untuk bergerak. Tampak dalam gerakan yang lentur dan penuh penjiwaan menambah sempurna dalam setiap gerakannya. Itulah gambaran setiap penampila Tari Gandrung yang berasal dari Kabupaten Banyuwangi

Dikenal sebagai kabupaten terluas di Jawa membuat Banyuwangi menjadi kota yang memiliki banyak potensi. Hal ini dapat diketahui dengan banyak budaya yang terawat dengan baik oleh masyarakatnya. Salah satunya seni Tari Gandrung yang menjadi sebuah identitas dari Kabupaten Banyuwangi yang telah melegenda. Pada waktu sekarang tarian ini menjadi salah satu seni yang banyaak di tampilkan dalam berbagai acara.

Seni Tari Gandrung sendiri berasal dari masayarakat Using dan suku ini adalah salah satu suku yang mendiami Banyuwangi. Dalam Tarian Gandrung sendiri identik dengan seorag perempuan yang bergulat menjangan berkaki kijang, yang berarti lincah bagai rusa dan memimiliki suaranya merdu. Struktur pementasan meliputi jejer, paju, dan seblang-seblang. Musik iringan gending jejer yang semula rancak berganti menjadi lembut dan penari melantunkan gendeng padha nonton sebagai lagu wajib pembuka.

Salah satu keunikan seni gandrung ialah terpadunya gerakan tari yang dinamis dengan suara instrumen yang beragam dan bersuara rancah bersahut-sahutan. Dalam pertunjukan gandrung seorang penari gandrung sering melantunkan pantun-pantun using baik yang terdiri dari dua larik maupun empat larik. Pantun – pantun tersebut ada yang bernuansa agama dan ada pula yang bernuansa asmara.

Sumber: banyuwangi.go.id

Leave a Reply