FEB UGM, Salah Satu Sekolah Bisnis Terbaik Dunia

Berita Baik

FAKULTAS EKNO

Baru-baru ini Fakultas Ekonomi dan bisnis Universitas Gadjah Mada menjadi bagian sekolah bisnis terbaik di dunia. Hal ini di dapat setelah FEB mendapat akreditasi bergengsi dari  Association to Advanced Collegiate School of Business (AACSB). Ini menjadikan kualitas yang dimiliki oleh FEB telah di akui dunia, dan ini baru pertama kali sebuah sekolah bisnis Indonesia masuk di dalamnya.

Raut kebanggaan dan kegembiraan terpancar dari Rektor UGM Pratikno (7/6), yang menyatakan akreditasi ini sebagai proses yang panjang dan penuh perjuangan. Karena semua sekolah bisnis dunia ingin mendapat kategori ini sebagai bukti akan kualitas yang ada di dalamnya.  Dari total 57.000 sekolah bisnis di dunia yang menjadi anggota AACSB, hanya 4,7 persen yang bisa lulus akreditasi.

Penghargaaan ini juga diterima beberapa kampus yang ada di dunia. Misalnya saja ada  University of Birmingham Inggris, Victoria University of Wellington New Zealand, Woodbury University Amerika Serikat (AS), Feng Chia University Tiongkok, Asian Institute of Management Filipina, Belmont University AS, Bloomsburg University of Pennsylvania AS,  dan Griffith University Australia. Keberhasilan ini mensejajarkan FEB UGM dengan kampus-kampus top dunia.

Sedangkan akreditasi yang didapat ini sebagai penilaian terhadap bebera aspek. Mulai dengan produktivitas civitas akademika mulai dari dosen, staf, dan juga mahasiswa. Misalnya saja para pengajar bukan hanya bergelar Phd, namun lebih dilihat dari produk atau karya yang dihasilkan selama ini. Produktivitas ini oleh Pratikno jangan seperti pohon pisang yang hanya buah sekali dalam seumur hidupnya, tapi harus terus berkarya.

Kemudian menurut Dekan FEB Wihana Kirana Jaya, keberhasilan ini sebagai sebuah kerja keras yang panjang. Sebab telah dirintis lama dan kalau dihitung-hitung empat periode pergantian dekan.  Menurutnya, ada tiga akreditasi disebut sebagai “triple crown” yang dikejar oleh semua sekolah bisnis di dunia, yaitu EMBA (Executive MBA), Equis Accredited Schools, dan AACSB. Namun, ranking tertinggi adalah akreditasi dari AACSB.

Lanjut Wihana, dengan mendapat akreditasi AACSB akan memudahkan FEB untuk dapat melakukan pertukaran pelajar dengan kampus lain dengan double degree. Sebab kurikulum yang dipunyai sama. “Namun menjaga kualitas itu sangat penting, sebab akan ada evaluasi lagi pada tahun 2017, apakah masih on the right track atau tidak,” tegas Wihana.

 

Sumber: suarapembaruan.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *