Lumajang Kota Sejuta Pisang

 

Ketika kita membicarakan buah pisang, maka akan mengenal juga kabupaten Lumajang. Alasannya kenapa? mungkin sebagian diantara  kita belum mengetahui kalau kota Lumajang itu sebagai kota pisang. Karena banyak buah pisang yang dihasilkan oleh kota ini, Sehingga mendapat sebutan tersebut.

lumajang

Kabupaten Lumajang sendiri adalah kota bagian timur dari provinsi Jawa Timur yang di apit oleh kabupaten Probolingo untuk sebelah barat, kabupaten Malang untuk sebelah selatan, kabupaten Situbondo untuk sebelah utara, dan kabupaten jember di sebelah timur. Dan menjadi salah satu bagian dari gunung semeru yang menjadi gunung tertinggi di pulau jawa.

Lumajang sendiri bukanlah kota yang besar seperti kota-kota yang lain. Misalnya saja Malang, Pasuruan, dan Jember. Namun hal ini tidak menghalangi kota ini untuk menjadi kota yang terus berkembang seiring perkembangan jaman. Karena mulai banyak pembangunan yang memajukakan masyarakatnyat. Namun pengemabangan itu tidak meninggalkan akan ikonnya yaitu pisang.

Pisang sebagai andalan Lumajang ini biasa dipanen dari perkebunan di Kecamatan Senduro. Namun tidak hanya di Senduro saja Anda bisa mendapatkan pisang agung ini, masih banyak daerah-daerah lain yang juga menjual pisang ini. Contohnya di Pasrujambe dan di sepanjang jalan raya Klakah sampai Ranuyoso Anda akan menemui banyak penjual buah pisang yang dapat dijadikan oleh-oleh untuk dibawa pulang.

Selain dalam bentuk buah, oleh-oleh lain yang bisa menjadi rekomendasi adalah keripik. Ya, tak lengkap rasanya kalau hanya membeli buah pisang tanpa disertai olahan lain yang berasal dari buah khas Lumajang ini dan keripik adalah salah satu oleh-oleh wajib yang harus Anda bawa pulang saat Anda berkunjung ke Lumajang. Untuk harga sangat bervariasi. Untuk keripik pisang agung bisa Anda dapatkan dengan kisaran harga Rp. 20.000-Rp.35.000. Dan untuk keripik pisang lain bisa Anda dapatkan dengan kisaran harga Rp.10.000-Rp.30.000.

Namun bila, para pengunjung bosan dengan oleh-oleh makanan, maka dapat mencoba variasi yang lain. Misalnya saja dengan membeli batik khas Lumajang. Meskipun keberadaan batik ini tidak setenar batik Pekalongan atau kota yang lain. Sebab pengenalan batik Lumajang sendiri oleh pemerintah itu belum terlalu lama.

Sumber: news.liputan6.com

Leave a Reply