Batagor Banyak di Sukai Masayarakat Selandia Baru

Berita Baik

batagor

Dalam festival makanan pada hari Sabtu (3/5) di Wellington Selandia Baru. Banyak pengunjung yang tertarik dengan salah satu makanan khas Indonesia yaitu batagor. Makanaan ini di jual dengan harga 7 dolar dalam satu porsi. Dalam fetival ini, selain menjual makanan batagor, juga menjual berbagai jenis makanan khas nusantara yang sulit didapatkan. Misalnya saja, empek-empek, ketoprak, gudeg, sate padang, mie bakso, dan jamu kunyit asam. Acara ini di gelar  dengan tujuan untuk mendekatkan masyarakat Selandia Baru dengan Indonesia.

Seperti yang dikemukakan oleh Dubes RI untuk selandia baru bapak Jose Tavares pada waktu membuka pameran. Dia menyatakan, bahwa acara ini sebagai ajang mengenalkan Indonesia lewat makanannya. Dan pada acara ini antusias masyarakat Indonesia yang sedang tinggal disana, maupun masyarakat selandia baru sendiri cukup tinggi.

Karena bagi masyarakat Indonesia dengan adanya bazar itu bisa menikmati makanan yang jarang ada di sana. Sedangkan bagi masyarakat Selandia Baru sendiri, acara ini untuk mengetahui akan Indonesia dari makanannya. Ini bisa terlihat dengan hanya waktu dua jam saja semua makanan telah habis di beli oleh pengunjung. Ini menunjukaan respon positif terhadapat kegiatan bazar makanan.

Melihat banyaknya peminat akan makanan nusantara ini menunjukan adanya potensi pasar. Hal ini yang dikemukakan oleh Tina sebagai salah satu dari penjual makanan yang ikut berpartisipasi. Maka, bagi masayarakat Indonesia yang kebetulan sedang berada di Selandia Baru dan memiliki kemampuan untuk memasak dapat membuka usaha yang cukup menggiurakan ini.

Hal lain yang masih kurang dalam acara ini adalah promosi. Sebab pengunjung yang datang itu masih banyak orang Indonesia sendiri. Hal ini, yang sangat disayangkan oleh para penjual. Sebab mereka berharap kedepan promosi akan keberadaan festival makanan ini lebih luas dan makin banyak orang bule yang datang untuk berkunjung. Karena tujuan utama mengadakan acara ini sebagai promosi Indonesia.

Sumber: detik.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *