Kecantikan Danau Tiga Warna

Wisata

kalimutu

 

Saat mata memandang, maka akan disuguhkan dengan kubahan air yang memancarkan tiga warna. Inilah gambaran dari danau Kalimuntu yang berada di gunung berapi Kalimutu. Danau ini terletak di desa Pemo, kecamatan Kalimutu, kabupaten Ende Nusa Tenggara Timur.

Nama kalimuntu sendiri adalah gabungan dari kata “Kali” yang bermakna gunung dan “Muntu”  berarti mendidih. Sedangkan menurut masyarakat yang mendiami di sekitar danau kalimuntu menyatakan bahwa warna-warna pada danau memiliki pesan masing-masing. Di tambah lagi, pesan  itu memiliki kekuatan gaib yang banyak dipercayai oleh masyarakat.

Danau kalimutu terbagi menjadi tiga bagian sesuai dengan warnanya. Warna biru (Tiwu Nuwa Muri Koo Fai ) berarti lagi berkumpulnya jiwa-jiwa muda-mudi yang telah tiada. Sedangkan danau berwarna merah (Tiwu Ata Polo ) sebagai tempat berkumpulnya jiwa-jiwa yang telah tiada dan mereka dahulu semasa hidupnya banyak berbuat dosa. Dan untuk danau yang berwarna putih (tiwu ata mbupu) menjadi tempat berkumpulnya jiwa-jiwa orantua yang telah tiada. Penamaan ini memberikan makna yang mendalam dan sebuah pesan terhadap manusia kalau dalam kehidupan untuk berbuat baik.

Sedangkan pada waktu sekarang, untuk menuju Kalimutu dapat menggunakan transportasi udara atau pesawat terbang.  Sebab setiap harinya sudah singgah di bandara Maumere. Kemudian perjalanan dapat dilanjutkan dengan menggunakan beberapa cara. Misalnya dengan menyewa ojek, mengendarai mobil pribadi atau moda transportasi umum.

Panorama yang diberikan oleh Kalimutu menggambarkan betapa indahnya danau ini dan menjadi tempat yang patutut untuk dikunjungi. Sebab disekitar Kalimutu menawarkan sejuta keindahan yang tidak di dapatkan di tempat lain. Karena paronama alamnya akan memberikan kesejukan di tambah dengan udaranya yang masih bersih dan segar.

Dan untuk bisa menikmati keindahan alamnya secara maksimal, kita harus tahu kapan waktu terbaik. karena waktu terbaik yang dapat dicoba bagi pengunjung itu adalah sekitar jam 3.30 pagi supaya dapat menyaksikan keindahan terbitnya matahari. Suasa ini, sebagai waktu terbaik karena keindahannya akan dapat disaksikan dengan mata telanjang.

Sumber: indonesia.travel

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *