“Artechsion” tema Jember Fashion Carnaval (JFC) 2013

Seni & Budaya

Jember Fashion Carnaval atau JFC tahun 2013 mengusung tema “Artechsion” (Art meet Technology and Illusion).

“Ada 10 tema defile. Salah satu kekayaan budaya nusantara menjadi tema defile JFC XII,” kata Presiden JFC, Dynand Fariz  di Jember, Jawa Timur, Minggu.

Tema defile itu adalah Betawi, Tibet, Bamboo, Artdeco, Octopus, Canvas, Tribe, Beetle, Spider, dan Venice,

Menurut dia, sebanyak 750 peserta berlenggak-lenggok di catwalk sepanjang 3,6 kilometer dari alun-alun kota Jember menuju ke Gedung Olahraga (GOR) Kaliwates Jember dengan menggunakan busana yang unik.

Dynand mengemukakan pembeda JFC kali ini dengan karnaval mode lainnya adalah busana yang digunakan oleh peserta JFC merupakan hasil rancangan masing-masing, dibuat dengan dana sendiri-sendiri, dan diperagakan sendiri, sehingga masing-masing peserta harus berpikir kreatif untuk menciptakan busana yang unik dan spektakuler sesuai dengan tema defile.

“JFC merupakan karnaval terbaik Indonesia yang menduduki peringkat keempat untuk karnaval terunik dan terheboh di dunia, setelah Mardi Grass di Amerika Serikat, Rio De Janeiro Brazil, dan The Fastnacht di Jerman,” paparnya.

Rangkaian kegiatan JFC tahun ini diselenggarakan sejak 20-25 Agustus 2013 yang dikemas dalam “JFC International Event 2013” yang dimulai dengan Painting Exhibition, Photo Exhibition, Kuliner, JFC Kids, Artwear, dan puncaknya Grand Carnival yang digelar hari ini, Minggu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *